Tuesday, June 4, 2024

.jendela./.matahari./.pagi.

ketika mengungkapmu, dan cahaya lepas menerabas dari setiap kisi, nafas terhela panjang.


saat mendedahmu, kupastikan tak ada pantulan cahaya dari setiap picometer sudut lekukmu lepas dari tangkapan kornea.

kala menguakmu, kubiarkan cahaya memandu saat kuyakinkan diri semua sudut semua kurva terpapar terukur terkuak tersimak.

begitu membebermu, oksigen seolah harus segera tertarik paru, seolah hati tercabar, seolah diri cemas tak tersedia memadai (untuk kita, dan hanya kita).

di detik menyibakmu, hangat menjalar perlahan pada awalnya lalu kemudian bergerak dengan percepatan eksponensial.

bila mengungkapmu, tak ada lagi yg mampu tersimpan, biar lepas terbedah semua.

waktu menyingkapmu, apalagi yg bisa kita sembunyikan? apalagi yg bisa kita simpan? biarkan, lepaskan, merdekakan, lapangkan, padukan,

satukan.

saat pagi, di sisi jendela itu.

pernah dipost disini

No comments:

Post a Comment